Desa Beraban - Desa Beraban Berani Mandiri, Bye-Bye TPA Mandung! ![]()
![]()
Link Kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah : https://www.facebook.com/share/v/1DVvuntXps/?mibextid=wwXIfrhttps://www.facebook.com/share/v/1DVvuntXps/?mibextid=wwXIfr
Siapa bilang urusan sampah cuma tanggung jawab Pemerintah Pusat? Desa Beraban, yang selama ini kita kenal sebagai rumah destinasi wisata kelas dunia Tanah Lot, daerah lain yang masih sibuk mengeluh soal TPA penuh!
Gak main-main, Desa Beraban kini resmi mengoperasikan Mesin Motah (Mesin Olah Runtah) di TPST "luh Mantul". Hasilnya? Mereka sukses memusnahkan 7–8 ton sampah per hari tanpa perlu lagi bergantung pada TPA Mandung! 
Investasi Rp 1,6 Miliar: Dari Sampah Jadi Paving Blok! 
Menggunakan dana APBDes dan PAD hasil tabungan sejak 2021, desa ini membuktikan kalau punya kemauan pasti ada jalan.
Mengapa ini spesial?
"Kami Gak Mau Cuma Pindah Masalah!" 
"Kami tidak ingin sampah hanya sekadar dipindah ke TPA. Kami ingin sampah tuntas di tingkat desa," tegas Heri Susanta ( Perbekel Desa Beraban )
Dengan operasional Rp 48 juta per bulan, Beraban membuktikan bahwa menyandang status destinasi internasional harus dibarengi dengan teknologi yang berkelas. Kalau Beraban bisa tuntas sampah di tingkat desa, kenapa desa atau kota lain masih asyik kirim sampah ke TPA yang sudah overload? 
Sentil dikit: Masih mau nunggu TPA Suwung atau Mandung meledak lagi baru mau gerak? Yuk, belajar ke Beraban!
Beraban Bisa!!!